Hallo Bizzdater, apa kabarnya nih? Semoga
sehat selalu dan terus positif yaaa. Kali ini, aku mau share ulasan dari
bizzdate 23 tentang Strategi Menghadapi Bisnis Musiman oleh @cecepbanget alias
Cecep Safa’atul.
Kenapa aku angkat soal bisnis
musiman, karena ya kita kan mau masuk bulan ramadhan. Pasti banyak
pebisnis-pebisnis yang harus siap ngadepin seasonal event ini. Makanya, aku
undang kang cecep untuk menjadi pemateri di bizzdate 23. Yuk ah mulai dengan
ulasannya.
Kang Cecep adalah seorang dosen,
konsultan, dan juga pedagang. Sudah banyak jenis usaha yang beliau jalankan.
Nah, makanya, simak baik2 yaaa
Karakteristik Bisnis Musiman :
- Permintaan
cenderung fluktuatif dan tidak merata
- Modal
relatif tidak perlu besar dan mudah diperoleh
- Tergantung
kepada trend
- Cocok
bagi yang senang berinteraksi sosial
Tips memasuki Bisnis Musiman :
- Mampu
membaca momentum dan trend
- Kuasai
market structure dan market behavior
- Manfaatkan
komunitas yang dimiliki, bangun citra diri
- Kuasai
karakteristik produk dan life cycle-nya
- Susun
dan kembangkan strategi pemasaran yang relevan
- Kembangkan
Customer Intimacy
- Tidak
berhenti di satu musim
- Berpolitik
“nyentrik” nan “elegant”
A.
Strategi
Pilihan Domain:
Tindakan ini misalnya dengan
berpindah ke domain yang mempunyai ketidakpastian lingkungan yang lebih
sedikit,
misalnya memasuki ceruk/segmen
yang saingannya lebih sedikit, entry cost yang tinggi sehingga pesaing sedikit,
sumber bahan bakunya tetap, selera konsumen tidak mudah berubah, aturan yang
sedikit dsb.
B.
Strategi
Rekruitmen :
Rekrutmen terhadap orang yang tepat dan selektif dapat mengurangi
pengaruh lingkungan terhadap organisasi.
C.
Strategi Pengamatan Lingkungan :
Pengamatan lingkungan memungkinkan manajemen mengetahui
perubahan-perubahan terlebih dahulu dan membuat penyesuaian internal daripada
bereaksi sesudah ada kejadian
D.
Strategi
Buffering :
Buffering mengurangi kemungkinan gangguan terhadap
operasi bisnis dengan memastikan pemasokan maupun penyerapan keluaran.
E.
Strategi
Smoothing :
Smoothing mencoba
untuk mendatarkan dampak dari fluktuasi di lingkungan.
F.
Strategi
Rationing :
Jika ketidakpastian
diciptakan melalui permintaan Yang berlebihan, manajemen dapat memikirkan Untuk melakukan rationing (merangsum/ration
=fixed quantity) yaitu mengalokasikan keluaran melalui sistem-sistem
tertentu. Rationing = menjatah
G.
Strategi
Geographic Dispersion
Untuk mengurangi
ketidakpastian yang disebabkan Oleh lokasi, organisasi dapat berpindah ke suatu
daerah lain yang resikonya lebih rendah
atau beroperasi di beberapa lokasi.
H.
Strategi
Promosi
Melalui promosi yang
intensif, manajemen mencoba mengurangi tekanan persaingan dan meningkatkan permintaan.
I.
Strategi
Contracting
Contacting melindungi
organisasi terhadap perubahan kuantitas atau harga baik pada sisi masukan/input
maupun keluaran/output.
J.
Strategi
Coopting
Perusahaan
meng-coopting/menyerap individu dalam lingkungan yang mengancam stabilitas
mereka dengan memperhatikan kebutuhan esensial organisasi.
K.
Strategi
Koalisi
Koalisi terjadi jika
sebuah perusahaan bekerjasama dengan satu atau lebih perusahaan lain dengan
tujuan melakukan kegiatan bersama, contoh: merjer, joint venture atau
kolaborasi
L.
Strategi
Lobbying
Lobbying menggunakan
pengaruh untuk mencapai hasil yang menguntungkan
Nah, gimana tuh bizzdater? Makin kebayang kan
apa aja yang perlu kita siapin? Naaah, sebagai bonus ramadhan, aku kasih



