Tuesday, June 25, 2013

Strategi Bisnis dalam Menghadapi Seasonal Event w/ @cecepbanget


Hallo Bizzdater, apa kabarnya nih? Semoga sehat selalu dan terus positif yaaa. Kali ini, aku mau share ulasan dari bizzdate 23 tentang Strategi Menghadapi Bisnis Musiman oleh @cecepbanget alias Cecep Safa’atul.

Kenapa aku angkat soal bisnis musiman, karena ya kita kan mau masuk bulan ramadhan. Pasti banyak pebisnis-pebisnis yang harus siap ngadepin seasonal event ini. Makanya, aku undang kang cecep untuk menjadi pemateri di bizzdate 23. Yuk ah mulai dengan ulasannya.

Kang Cecep adalah seorang dosen, konsultan, dan juga pedagang. Sudah banyak jenis usaha yang beliau jalankan. Nah, makanya, simak baik2 yaaa



Karakteristik Bisnis Musiman :
  1. Permintaan cenderung fluktuatif dan tidak merata
  2. Modal relatif tidak perlu besar dan mudah diperoleh
  3. Tergantung kepada trend
  4. Cocok bagi yang senang berinteraksi sosial
Tips memasuki Bisnis Musiman :
  1. Mampu membaca momentum dan trend
  2. Kuasai market structure dan market behavior
  3. Manfaatkan komunitas yang dimiliki, bangun citra diri
  4. Kuasai karakteristik produk dan life cycle-nya
  5. Susun dan kembangkan strategi pemasaran yang relevan
  6. Kembangkan Customer Intimacy
  7. Tidak berhenti di satu musim
  8. Berpolitik “nyentrik” nan “elegant”

A.     Strategi Pilihan Domain:
Tindakan ini misalnya dengan berpindah ke domain yang mempunyai ketidakpastian lingkungan yang lebih sedikit,
misalnya memasuki ceruk/segmen yang saingannya lebih sedikit, entry cost yang tinggi sehingga pesaing sedikit, sumber bahan bakunya tetap, selera konsumen tidak mudah berubah, aturan yang sedikit dsb.
B.     Strategi Rekruitmen :
Rekrutmen terhadap orang yang tepat dan selektif dapat mengurangi pengaruh lingkungan terhadap organisasi.
C.     Strategi Pengamatan Lingkungan :
Pengamatan lingkungan memungkinkan manajemen mengetahui perubahan-perubahan terlebih dahulu dan membuat penyesuaian internal daripada bereaksi sesudah ada kejadian
D.     Strategi Buffering :
Buffering mengurangi kemungkinan gangguan terhadap operasi bisnis dengan memastikan pemasokan maupun penyerapan keluaran.
E.     Strategi Smoothing :
Smoothing mencoba untuk mendatarkan dampak dari fluktuasi di lingkungan.
F.     Strategi Rationing :
Jika ketidakpastian diciptakan melalui permintaan Yang berlebihan, manajemen  dapat memikirkan Untuk melakukan rationing (merangsum/ration =fixed quantity) yaitu mengalokasikan keluaran melalui sistem-sistem tertentu. Rationing = menjatah
G.    Strategi Geographic Dispersion
Untuk mengurangi ketidakpastian yang disebabkan Oleh lokasi, organisasi dapat berpindah ke suatu daerah lain  yang resikonya lebih rendah atau beroperasi di beberapa lokasi.
H.     Strategi Promosi
Melalui promosi yang intensif, manajemen mencoba mengurangi tekanan persaingan  dan meningkatkan permintaan.
I.      Strategi Contracting
Contacting melindungi organisasi terhadap perubahan kuantitas atau harga baik pada sisi masukan/input maupun keluaran/output.
J.     Strategi Coopting
Perusahaan meng-coopting/menyerap individu dalam lingkungan yang mengancam stabilitas mereka dengan memperhatikan kebutuhan esensial organisasi.
K.     Strategi Koalisi
Koalisi terjadi jika sebuah perusahaan bekerjasama dengan satu atau lebih perusahaan lain dengan tujuan melakukan kegiatan bersama, contoh: merjer, joint venture atau kolaborasi

L.     Strategi Lobbying
Lobbying menggunakan pengaruh untuk mencapai hasil yang menguntungkan
Nah, gimana tuh bizzdater? Makin kebayang kan apa aja yang perlu kita siapin? Naaah, sebagai bonus ramadhan, aku kasih




No comments:

Post a Comment